Akademi Kebidanan Jakarta Mitra Sejahtera (Akbid JMS) berkomitmen untuk menghasilkan lulusan bidan yang tidak hanya kompeten secara teori, tetapi juga unggul dalam keterampilan praktik dan tanggap terhadap dinamika dunia kesehatan ibu dan anak. Untuk mewujudkan visi tersebut, berbagai kegiatan akademik dan edukatif secara rutin diselenggarakan sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang komprehensif dan integratif.
Kuliah Umum Kesehatan Reproduksi
Sebagai institusi pendidikan vokasi kebidanan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu dan teknologi, Akbid JMS secara berkala menyelenggarakan Kuliah Umum Kesehatan Reproduksi. Kegiatan ini menghadirkan para pakar di bidang obstetri dan ginekologi, praktisi kesehatan, serta dosen tamu dari institusi pendidikan tinggi dan rumah sakit ternama.
Kuliah umum ini bertujuan untuk memperkaya wawasan mahasiswa mengenai isu-isu terkini seputar kesehatan reproduksi, mulai dari kontrasepsi modern, kesehatan seksual remaja, infertilitas, hingga kebijakan pemerintah terkait program keluarga berencana.
Melalui interaksi langsung dengan narasumber yang berpengalaman, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan perspektif kritis, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan nyata di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk membangun jejaring profesional sejak dini.
Workshop Pemeriksaan Kehamilan Dasar
Dalam upaya memperkuat keterampilan klinis mahasiswa tingkat akhir, Akbid JMS menyelenggarakan Workshop Pemeriksaan Kehamilan Dasar. Workshop ini dirancang sebagai kegiatan praktikum intensif yang memfokuskan pada penguasaan teknik-teknik pemeriksaan kehamilan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan.
Materi yang diberikan mencakup anamnesis obstetri, pengukuran tinggi fundus uteri, auskultasi denyut jantung janin, palpasi Leopold, serta penilaian status gizi ibu hamil. Kegiatan dilengkapi dengan praktik langsung menggunakan phantom, simulasi kasus, serta bimbingan dari instruktur klinik yang kompeten dan berpengalaman.
Melalui workshop ini, mahasiswa tidak hanya diajarkan keterampilan teknis, tetapi juga dilatih untuk melakukan pendekatan komunikasi empatik kepada ibu hamil, yang merupakan aspek penting dalam pelayanan antenatal care (ANC).
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD)
Sebagai calon tenaga kesehatan garis depan, mahasiswa kebidanan dituntut memiliki kemampuan tanggap darurat. Untuk itu, Akbid JMS secara rutin mengadakan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (Basic Life Support/BLS).
Pelatihan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan resusitasi jantung paru (RJP) serta penanganan awal kegawatdaruratan, baik pada ibu maupun bayi baru lahir. Materi yang diajarkan mencakup pengenalan tanda-tanda henti napas, teknik kompresi dada yang efektif, penggunaan alat bantu napas, dan pemanfaatan Automated External Defibrillator (AED).
Dengan bimbingan dari pelatih bersertifikasi dan kerja sama dengan instansi terkait seperti Palang Merah Indonesia (PMI) atau tim PPGD rumah sakit, mahasiswa dilatih dalam simulasi kondisi nyata agar siap menghadapi situasi darurat kapan pun dibutuhkan.
Simulasi Kegawatdaruratan Maternal
Salah satu program unggulan di Akbid JMS adalah Simulasi Kegawatdaruratan Maternal. Kegiatan ini merupakan bagian dari metode pembelajaran berbasis kasus (case-based learning) yang mendekatkan mahasiswa pada kondisi klinis sesungguhnya.
Simulasi mencakup penanganan komplikasi kehamilan dan persalinan seperti preeklamsia berat, perdarahan postpartum, distosia bahu, hingga kasus keguguran dengan syok hipovolemik. Mahasiswa ditugaskan sebagai tim medis yang harus bekerja sama, mengambil keputusan cepat, serta melakukan tindakan penyelamatan jiwa sesuai protokol pelayanan obstetri emergensi.
Kegiatan ini tidak hanya menekankan aspek keterampilan, tetapi juga soft skills seperti komunikasi tim, kepemimpinan, dan manajemen stres. Evaluasi dilakukan secara objektif melalui metode OSCE (Objective Structured Clinical Examination), serta debriefing untuk memperkuat refleksi pembelajaran.
Komitmen terhadap Pendidikan Berkualitas
Melalui rangkaian kegiatan akademik dan edukatif tersebut, Akademi Kebidanan Jakarta Mitra Sejahtera terus membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan bidan yang berpengetahuan luas, terampil, beretika, dan siap bersaing di dunia kerja.
Kami percaya bahwa pendidikan kebidanan bukan hanya soal teori, tetapi merupakan perpaduan antara ilmu, keterampilan, empati, dan kesiapsiagaan. Dengan kurikulum yang responsif dan didukung oleh kegiatan-kegiatan edukatif yang aplikatif, mahasiswa Akbid JMS dibentuk menjadi profesional yang tangguh dan berdedikasi tinggi dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Leave a Reply